26 Juli 2008

9 Cara Untuk Mengurangi Pikiran Negatif

posted by Agustinus Eka Prasetya

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri sendiri.
Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut.
Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan.
Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.

Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:

1. Hidup di saat ini - Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.

2. Katakan hal positif pada diri sendiri - Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.

3. Percaya pada kekuatan pikiran positif - Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.

4. Jangan berdiam diri - Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.

5. Fokus pada hal-hal positif - Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti ‘hari ini cerah' atau ‘makan sore hari ini menakjubkan'. Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.

6. Bergeraklah - Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.

7. Hadapi rasa takutmu - Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.

8. Coba hal-hal baru - Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran ‘ya, tapi...'. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.

9. Ubah cara pandang - Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.


25 Juli 2008

9 Kalimat MOTIVASI untuk Bangun dan Bangkit

posted by Agustinus Eka Prasetya

9 Kalimat MOTIVASI untuk Bangun dan Bangkit

(bacalah artikel berikut ini seperti layaknya Anda seorang Motivator)

1. Aku dilahirkan untuk menjadi PEMENANG.

Keyakinan pertama yang harus aku miliki sebagai anak manusia adalah keyakinan bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang. Aku percaya bahwa tidak mungkin Allah menciptakan aku ke dunia ini, tanpa alasan apapun. Tidak mungkin! Pasti ada alasannya, bukan? (tarik nafas perlahan sebentar)

Nah, jika aku berani lahir, maka aku juga haruslah berani mati (karena aku pasti mati, bukan? He..he..) Lalu, sekarang mati seperti apa yang aku inginkan? (tarik dan tahan nafas yang lama...) Duh, sereeem banget sih pertanyaannya. Iya dong, sekali-sekali serius ah! Baiklah, sekarang pilihan aku sebagai manusia yang hidup, yang masih bernafas, yang masih beredetak jantungnya, hanya tersisa satu pilihan saja, bukan? Yakni aku ingin mati sebagai apa? Ingin dikenang sebagai siapa?

Karena aku yakin bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, sudah sebaiknya pula aku memilih mati minimal sebagai pemenang. Pemenang seperti apa, itu persoalan lain. Yang penting pilihannya adalah kembali ke Sang Khalik sebagai seorang pemenang. Gak malu-maluin yang "nyiptain", gitu lho! Orang Sunda bilang: "Tong Ngerakeun".

Lalu, setelah sadar bahwa aku dilahirkan untuk menjadi Pemenang, berarti aku sekarang harus bangun dari biusnya si tidur. Oke, setelah bangun bukankah diperlukan kekuatan, diperlukan keberanian, diperlukan...? Ya,...

2. Memang diperlukan keberanian untuk melangkah maju ke depan. Namun, bagaimana berani (tahan nafas sebentar) kalau aku tetap diam di tempat?

Betul juga ya. Baiklah aku segera berdiri dan mulai melangkah. Langkah pertama, langkah kedua dan langkah ketiga, tapi oh..oh.. lihat apa yang ada di

depan jalan. Ah, kayaknya agak mendung, agak redup, agak berkelok, agak licin. Ehm, bisa-bisa terpeleset, tergelincir, bahkan terpental saat di

perjalanan? Ya, bisa saja. Namun, aku yakin akan pesan nenekku...

3. Daripada hanya berdiam diri... Melangkah dan mungkin tergelincir (tahan nafas sebentar) adalah pilihan yang jauh lebih baik! (tahan nafas sebentar) Ada banyak pelajaran di sana...

Masak sih? Apakah benar dengan tergelincir aku malahan belajar? Betul, bila aku bisa merasakan sakitnya tergelincir, maka pasti aku akan menghindari

berbuat kesalahan yang sama. Akupun akan mencari ide-ide lain yang lebih baik, lebih tepat guna, lebih kreatif, lebih produktif dan sebagainya.

Kesalahan yang terbesar adalah aku tidak pernah melakukan sesuatu, bahkan mencobanyapun "gak" pernah, malah pikiran aku sering "merancang" imajinasi rasa sakit yang belum tentu terjadi dari sebuah kesalahan atau kekeliruan di masa mendatang. Astaga, ngeri sekali bukan? Karena aku merancang ketakutan, maka seringkali aku hanya berdiam diri. Namun aku sebenarnya percaya bahwa... (baca kalimat berikut ini dengan sangat keras!!!)

4. Orang yang berani bangkit dan belajar dari kegagalan adalah PEMENANG SEJATI!

Huh, lumayan kalimat motivasi ini ya. Cukup kuat dampaknya untuk membangkitkan semangat paling dalam dari diriku. Di dunia ini banyak sekali cerita orang yang pernah mengalami kegagalan dan setelah itu tidak ada lagi ceritanya. Apakah aku mau seperti mereka? Habis terbit, kena awan gelap dan menghilang tanpa bekas? Gone with the wind...

Ah, aku kan bisa punya pilihan lain. Aku ingin jadi pemenang atas diriku sendiri. Cerita kehidupan yang hanya bisa dibagikan adalah cerita

kebangkitan, bukan cerita kegagalan. Wah, jika aku tidak pernah bangkit, maka habislah pula cerita hidupku. Percuma dong aku dilahirkan. Baik,

baiklah dan baiklah! (silahkan teriak dalam hati he..he..) Sekarang aku tanamkan dalam benak aku bahwa aku HARUS bangkit, kapanpun saat aku mengalami apa yang disebut orang lain adalah kegagalan. Karena aku yakin dan percaya bahwa...

5. Apa pun SAYA BISA jika saya mau!

Kuncinya adalah kemauan, bukan kemampuan. Orang yang memiliki kemampuan, jika tidak ada kemauan, bagaikan mayat hidup yang tidak tahu mau kemana. Gak bedanya dengan hidup luntang lantung, gak ada tenaga, gak ada semangat, gak ada spirit, gak nafsu deh hidup kayak gitu. Hidup ini adalah pilihan, kok. Aku bisa memilih sedih (hening 3 detik) , aku bisa memilih senang (hening 2 detik). Aku bisa memilih marah (hening 1 detik) dan aku bisa memilih tenaaang. Nah, jika...

6. Hidup ini adalah pilihan. Aku memilih menjadi orang yang bahagia ....

Aku tahu memang sebuah pilihan yang tidaklah mudah, namun aku harus mulai belajar berani memilih dan memutuskan kemana arah hidupku. Apa pilihan

hidupku? Akulah yang harus menentukan arah jalan hidupku. Akulah yang menentukan titiknya... Besar titiknya... Warna titiknya... Bunyi titiknya... Rasa titiknya... Sinar titiknya... Sinar biasa atau sinar sebuah BERLIAN? Kecil bentuknya (tahan nafas sebentar, lalu katakan dengan keyakinan kuat), namun silau sinarnya. Kekuatan silau sinar berlianlah yang membuat aku tidak mungkin kehilangan arah. Walau disekitarku kadang mendung, kadang redup, kadang gelap. Karena...

7. Semakin aku fokus pada impianku. Semakin cepat aku mencapai impianku.

Fokus menghasilkan energi yang besar, bahkan semakin lama semakin dahsyat. Fokus membuatku bersemangat, berenergi, berkeringat, tetap panas karena membantu aku untuk selalu bergerak. Bergerak melangkah, bergerak lari, bergerak ke arah silau sinar berlian yang memimpinku. Karena fokus, maka apapun situasi disekitarku, tidak akan membuatku terganggu. Jalan yang berkelokpun, kujalani.... Jalan macetpun, kunikmati... Jalan berbatupun, kelewati... Jalan terhalangpun, kulampaui... Karena arah fokusku jelas, arah menuju sinar berlian, sinar tujuan hidupku... Silau namun indah. Maka, aku tidak akan pernah menunggu situasi. Dan sebaiknya...

8. Berhentilah menunggu kondisi membaik. LAKUKAN SESUATU agar kondisi membaik.

Itulah motto hidupku. Banyak hal diluar jangkauan kemampuanku, keadaan alam semesta, keadaan negara, keadaan masyarakat dimana aku berada. Buat apa aku fokus pada sesuatu diluar kendaliku. Lebih baik aku fokus pada sesuatu yang bisa aku kendalikan, bukan? Sesuatu yang bisa aku jangkau, sesuatu yang bisa aku buat lebih baik. Jadi aku pikir, sebaiknya aku fokus saja pada karya. Ya, berkarya, berkarya dan berkarya...

Sekarang setelah aku sadar, aku bangun, aku bangkit dan aku berkarya, aku fokus pada karyaku, maka selanjutnya...

9. Aku bekerja dengan sungguh-sungguh. Aku berdoa dengan sungguh-sungguh.

Selanjutnya, biarlah Tuhan yang menentukan. (Florence Griffit Joyner)

(Sekarang katakan dalam hati dengan rasa keyakinan yang kuat) BENDERA SUDAH DIKIBARKAN.

(lebih perkuat lagi rasa keyakinan Anda) MAKA KIBARKANLAH SETINGGI MUNGKIN.

Saya bantu menyimpulkan dengan satu kalimat saja
"To be a anything u want, u have to do something"

sep tok!!!!

23 Juli 2008

Membangun Negara dari Bangsanya

posted by Agustinus Eka Prasetya

"Mengapa ya negara Indonesia miskin melulu?"

"Mengapa negara Indonesia kok tidak maju-maju?"

"Mengapa negara ini hanya negara berkembang terus?"

 

Mungkin pertanyaan ini sempat  terlintas di pikiran anda...

Saya sendiri sudah lama bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi

Kurang apa sih negara kita ini?

Kurang ilmu pengetahuan?

Kurang teknologi?

Kurang makan barangkali?

 

Saya tahu terus bertanya tidak akan membuahkan apa-apa,

Akhirnya saya putuskan untuk mencari jawabannya (sebenarnya sih gak serius serius amat wkwkwkkwkwkw)

Observasi mendalam terhadap tingkah polah manusia pun saya mulai.

Kebetulan saya juga suka mengamati tingkah polah manusia,yah jadi prosesnya fun fun saja hehehehehehe

 

Saya amati tingkah polah teman saya yang sukses dan yang kurang sukses lah (gak tega bilang gagal)

Kebetulan ada objek yang menarik,seorang teman lama dari SMA,kita secara kebetulan ketemu di sebuah mall di kota Semarang.

Sambil melepas rindu,kita ngobrol ngobrol lah

Isi pembicaraannya sih rahasia hehehehehehe

Tapi ada sebuah pelajaran penting yang bisa didapat dari pembicaraan ini (yang ini gak rahasia)

Bagaimana teman saya yang dulunya semasa SMA pernah tidak naik kelas

Dikabarkan kuliahnya kocar kacir.

Setelah lulus SMA berselang 3 tahun,wow penghasilannya 10 juta per bulan

Menakjubkan sekali....

Saya saja belum pernah tuh namanya bekerja digaji 10 juta per bulan

 

Rasa penasaran saya mulai meluap

Saya persempit wilayah observasi menjadi perbandingan antara saya dan teman saya

(Saya sebagai si kurang sukses hiks hiks hiks)

Kemudian saya tilik ke dalam diri saya sendiri

Saya yang waktu SMA lebih pintar,lebih rajin

Megang gaji 10 juta per bulan saja belum pernah

Wew

Apa ada yang salah dengan saya?

Saya mencoba menilik lebih dalam,mencari jawaban kejanggalan ini

Saya berguru ke sana ke mari hanya demi memecahkan misteri ini...

 

Berita baiknya,saya menemukan jawabannya

"MINDSET!!!"

Ternyata pola pikir saya selama ini salah

Waduh Waduh

AAAAARRRRRRRRRHHHHHHHH

Kebangetan ya

Sudah tua baru sadar!!! (hehehehehehheh)

Tapi untunglah saya sadar sebelum saya K.O

Dan bisa mempublikasikan pentingnya MINDSET dalam membangun bangsa di blog ini

Narsis nya

Wkwkwkwkwkwkkwkwkwkw

MINDSET yang bagaimana?

stay tuned...

 

Kembali ke topic berbangsa dan bernegara yang sejenak kita tinggalkan tadi gara gara teman saya yang nyelonong lewat...wkwkwkwkkwwkwk

Untuk membangun sebuah negara menjadi sukses,yang harus dibangun adalah bangsanya yang notabene adalah isi dari suatu negara.

Apakah bangsa itu???

Bangsa adalah manusia manusia yang berdiam di suatu negara.

Mereka terdiri dari berbagai macam suku,bahasa,dan adat istiadat.

Kesemuanya itu dipersatukan dalam wadah yang bernama negara.

 

Oke,sekarang bagaimana cara kita untuk membangun bangsa.

Bangsa adalah manusia

Untuk membangun manusia,yang perlu dibangun adalah pola pikirnya (MINDSET) dahulu.Dari pola pikirnya inilah akan dihasilkan pemikiran dan tindakan yang luar biasa

Namun...membangun MINDSET bukan perkara mudah

Perlu dilatih setiap saat agar mindset ini benar benar ter-install di kepala anda

Tapi sulit bukan berarti tidak mungkin

Jika anda mendengar kata sulit saja menyerah,MINDSET anda SALAH!!!

 

Cara membentuk mindset ada 3 :

1.      Tau Mindsetnya

2.      Tau rasa dan caranya

3.      Jangan MALAS membentuk MINDSET

 

Dalam blog ini akan dibahas bagaimana cara mengembangkan MINDSET bangsa

yang benar sehingga pembangunan negara lebih cepat dan terarah.Jika MINDSET bangsa sudah benar,negara mau dibangun kea rah manapun pasti bisa.Terserah keinginan anda.

Tapi MINDSET harus benar dulu.

 

Tidak usah berlama lama kita mulai saja sekarang

Prit prit pritttttttttttttttttttttttttttttttttttt

 

 

Benar-benar baca dan pahami isinya... Jangan pernah lepaskan makna

post ini dari diri anda!

 

 

Pernahkah Anda sadari bahwa pada saat Anda memutuskan untuk

MENJADI SESUATU atau MELAKUKAN SESUATU anda harus melalui sebuah

FASE dimana anda diuji habis-habisan? Fase dimana anda akan

merasakan rasa sakit yang sangat-sangat menyakitkan? Fase dimana

Anda merasakan penolakan dari banyak orang termasuk orang terdekat

anda?

 

 

Contohnya, jika anda memutuskan untuk menjadi MUSISI atau ingin BERBISNIS

atau ingin melakukan HAL BESAR APA SAJA yang anda ingin

WUJUDKAN, maka pada saat FASE ON THE WAY THERE atau FASE PROSES

MENUJU KESANA anda akan mendapatkan begitu banyak komentar

negatif, nasihat negatif, nasihat untuk berhenti melakukan apa yang

anda inginkan yang datang dari banyak orang termasuk orang terdekat

anda?

 

 

Mereka akan bilang hal yang anda lakukan itu ber-resiko, jalan yang

anda ambil adalah kesalahan besar, anda hanya buang-buang waktu

percuma, hal yang anda lakukan itu luntang-lantung, ga menjamin

kepastian hidup, hal itu tidak pasti untungnya, dll. dll?

 

 

Tapi PADA SAAT ANDA BERHASIL maka mereka semua akan MEMUJI-MUJI

ANDA dan berkata ANDA SANGAT HEBAT!

 

 

Hmmm... aneh bukan?

 

 

Kebanyakan orang menjadi gagal dalam menggapai MIMPI MEREKA

karena pada saat PROSES menjadi SESUATU tersebut mereka TIDAK

TAHAN menghadapi semua ujian dan test serta hinaan dari banyak

orang yang SE-ENAKnya KASIH Komentar...

 

 

dan anda harus PERCAYA bahwa 99% orang diluar sana memang SADAR

TIDAK SADAR HOBI MEMBERIKAN KOMENTAR SE-ENAKNYA...

 

 

Kebanyakan cerita tentang Musisi dan Bisnis-man serta para Ilmuwan dan

Orang-orang hebat di dunia ini mereka mengalami sendiri FASE GILA ini...

mereka dicaci, dihina, dimaki, dicemooh dan diberi "nasihat halus" untuk

mundur dari mimpi mereka...

 

 

Tapi apa yang mereka lakukan?

 

 

Apakah mereka mundur dan menangisi Mimpi mereka yang tinggal

mimpi?

 

 

TIDAK! Mereka trus mengejar mimpi mereka dengan STRATEGI yang

membuat mereka BERHASIL!

 

 

Lihat cerita Thomas Alpha Edison, Donald Trumph, Bill Gates, Colonel

Sanders dan banyak-banyak-banyak lagi...

 

 

Mereka adalah PEJUANG MENTAL diri mereka sendiri...

 

 

Apa maksudnya?

 

 

Maksudnya adalah, mereka melawan KESAKITAN diri mereka sendiri untuk

terus berjuang... tapi... dengan STRATEGI yang tepat tentunya...

Ingat cerita the Wright Brothers yang pernah dihina oleh hampir seluruh

orang pintar di-didunia karena mereka punya cita-cita untuk membuat

orang bisa terbang?

 

 

Bahkan mereka jadi bahan olok-olokan dan mendapat julukan badut

karena mereka mereka melompat-lompat menggunakan sayap dari

kayu supaya bisa terbang... (anda pasti sudah pernah lihat video kuno

orang yang melompat-lompat pakai sayap kayu kan? Itulah mereka)

 

 

Sekarang, Siapa yang tidak tau yang namanya airport dan pesawat

terbang?

 

 

Saya akan berikan Anda STRATEGI untuk dapat MELEWATI ujian-ujian

dalam FASE PROSES ON THE WAY THERE dengan SEMPURNA...

 

 

Strateginya cuma DUA yaitu:

 

 

PEDULI SETAN DENGAN ORANG YANG MAU MENJATUHKAN SAYA!

 

 

Dan

 

 

FOKUS DENGAN APA YANG SAYA KEJAR!

 

 

Mudah sekali bukan?

 

 

Lalu HAL TERBESAR apa yang harus saya KORBANKAN untuk mengejar

mimpi saya? Hanya SATU!..

 

 

Apa itu?

 

 

BUANG RASA MALU ANDA!

 

 

Jangan pernah MERASA MALU untuk MELAKUKAN apa yang anda kejar,

jangan merasa malu MENYATAKAN apa yang anda mau, jangan pernah

MUNDUR karena ucapan-ucapan kecil yang menyakitkan hati anda...

 

GO FOR WHAT YOU WANT TO BE! NO -MATTER - WHAT - THEY - SAY!

 

 

Ada sebuah cerita dari big bro xRon

Quote:

Originally Posted by xRon

Saya berikan contoh pribadi saya... Pada saat saya memutuskan

membuat sebuah perusahaan yang memberikan seminar untuk

membuat PRIA menjadi LEBIH BAIK dalam ber-urusan dengan WANITA,

tidak hanya saya ditertawakan dan diejek... tapi banyak juga orang

yang menguji INTEGRITAS saya dengan memberikan debat yang ujungujungnya

ingin membuktikan bahwa saya adalah orang yang TIDAK

MAMPU dalam membuat wanita menjadi TERTARIK dengan saya.

 

Lalu apa yang saya lakukan?

 

Bagi Mereka yang mengejek dan menghina saya, saya cukup katakan

bahwa TUJUAN saya adalah JELAS yaitu membantu para PRIA menjadi

LEBIH BAIK dalam ber-urusan dengan WANITA...

 

ejekan serta hinaan TIDAK AKAN MEMBANTU siapa-siapa...

 

jadi apa gunanya?

 

Bahkan saya tawarkan kepada mereka yang mengejek dan menghina

saya untuk justru IKUT MEMBANTU MISI SAYA... Jika mereka mau ya

bagus... Jika tidak ya STOP MENGEJEK... karena itu membuang waktu

mereka dan saya...

 

Dan lucunya, secara tidak sadar mereka me "market" kan kebencian

mereka ke orang banyak yang pada akhirnya orang-orang tersebut

malah MENGENAL dan MENDUKUNG saya...

 

Bagi mereka yang mengajak saya debat yang ujung-ujungnya ingin

membuktikan bahwa saya tidak punya integritas akan apa yang saya

lakukan, saya cukup dengan menjawab semua pertanyaan mereka...

 

Sampai pada titik mereka membuat debatnya keluar jalur, saya tegaskan

kepada mereka bahwa tidak ada gunanya membicarakan hal yang

diluar jalur... jadi saya tawarkan pula ke mereka untuk ikut juga

membantu misi saya... jika mereka mau ya bagus... jika tidak ya juga

tidak apa-apa...

 

Jika mereka MASIH ingin berdebat walaupun diluar jalur, inilah saatnya

untuk mempraktekan moto "silence is gold" atau "diam itu emas" dan

saya tetap ber-fokus dengan apa yang saya lakukan.

 

NB:xRon u are the best man

thanks for this inspired article

 

 

Sekarang anda semua tahu kan,apa yang salah pada bangsa Indonesia ini?

Menggembar gemborkan banyak hal besar dalam membangun negara,tapi ketika melewati FASE GILA,

Bangsa ini gugur berjatuhan satu per satu.

wew

Mana bisa membangun negara kalo tidak bisa melewati FASE GILA.

Ide-ide anda semua adalah sampah !!!

Mendengar kata sulit dan komentar pedas saja sudah menyerah

Ckckckckckckckckck

MANJA!!!

Perbaiki dulu MINDSET anda baru maju melangkah membangun Indonesia.

 

 

 

Lets BREAK THROUGH THE RAIN and BE WHAT YOU WANT TO BE

semangatlah bangsaku

bangun Indonesiamu...

 

 

 

NB: Jangan pikir setelah membaca post ini anda sudah jago MINDSET

Perlu pelatihan minimal 3 bulan agar MINDSET ini terinstall pasti di otak anda.

Lama?

Siapa bilang sebentar hehehehehehhe.

Rajin2 berlatih brotha and sista

GOOD LUCK



22 Juli 2008

"Successful people think differently than unsuccessful people"

posted by Agustinus Eka Prasetya


Ungkapan ini berusaha menjelaskan bahwa perbedaan utama antara orang sukses dan orang gagal ada pada cara berpikirnya. Mereka yang sukses adalah mereka yang selalu menggunakan kekuatan berpikir untuk terus memperbaiki hidupnya sehingga lebih baik.

Orang-orang yang sukses ini adalah mereka yang memiliki tipe berpikir positif. Tipe berpikir orang-orang sukses ini adalah:

1. Big picture thinking bukan small thinking
Cara berpikir ini menjadikan mereka terus belajar, banyak mendengar dan terfokus sehingga cakrawala mereka menjadi luas.

2. Focused thinking bukan scattered thinking
Sehingga dapat menghemat waktu dan energi, loncatan-loncatan besar dapat mereka raih.

3. Creative thinking bukan restrictive thinking
Proses berpikir kreatif ini meliputi: think-collect- create-correct- connect.

4. Realistic thinking bukan fantasy thinking
Memungkinkan mereka meminimalkan risiko, ada target & plan, security, sebagai Katalis dan memiliki Kredibilitas.

5. Strategic thinking bukan random thinking
Sehingga simplifies, customize, antisipatif, reduce error and influence other dapat dilakukan.

6. Possibility thinking bukan limited thinking
Mereka dapat berpikir bebas dan menemukan solusi bagi situasi yang dihadapi.

7. Reflective thinking bukan impulsive thinking
Memungkinkan mereka memiliki integritas, clarify big picture, confident decision making.

8. Innovative thinking bukan popular thinking
Menghindari cara berpikir yang awam untuk meraih sesuatu yang lebih baik.

9. Shared thinking bukan solo thinking
Berbagi pemikiran dengan orang lain untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

10. Unselfish thinking bukan selfish thinking
Memungkinkan mereka berkolaborasi dengan pemikian orang lain.

11. Bottom line thinking bukan wishful thinking
Berfokus pada hasil sehingga dapat meraih hasil berdasarkan potensi pemikiran yang dimiliki.

Jadi sudahkah kamu berpikir layaknya orang sukses????
kalo belum pelajari baik baik

22 Juli 2008

Membangun Negara dari Bangsanya

posted by Agustinus Eka Prasetya

Untuk membangun sebuah negara menjadi sukses,yang harus dibangun adalah bangsanya yang notabene adalah isi dari suatu negara.
Apakah bangsa itu???
Bangsa adalah manusia manusia yang berdiam di suatu negara.Mereka terdiri dari berbagai macam suku,bahasa,dan adat istiadat.
Kesemuanya itu dipersatukan dalam wadah yang bernama negara.

Oke,sekarang bagaimana cara kita untuk membangun bangsa.
Bangsa adalah manusia
untuk membangun manusia,yang perlu dibangun adalah pola pikirnya (mindset)
Dalam blog ini akan dibahas bagaimana cara mengembangkan mindset bangsa
agar bangsa menjadi maju dan otomatis negara akan menikmati hasil kerja keras bangsa
baik itu berupa kemakmuran maupun kepopuleran di mata negara lain.

Tidak usah berlama lama kita mulai saja sekarang
Prit prit pritttttttttttttttttttttttttttttttttttt
semangat bangsaku
bangun Indonesiamu...